Jika Anda ingin berlibur, memang tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri. Pasalnya, di kawasan Nusantara, sudah tersedia berbagai macam objek wisata, mulai wisata sejarah, wisata alam, wisata budaya, wisata belanja, hingga wisata religi. Nah, jika Anda ingin berlibur sambil mendalami ilmu agama, Anda bisa mencoba wisata Quran yang telah hadir di beberapa kota di Indonesia.
Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal
Tempat wisata religi ini berlokasi di jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Pintu 1, Jakarta Timur. Di dalam situs resminya, Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal diketahui bermula dari ide Dr. H. Tarmizi Taher pada tahun 1994 silam ketika menjabat sebagai Menteri Agama RI. Ketika itu, ia mendampingi Presiden Soeharto menerima hadiah sebuah Al Quran besar dari Pondok Pesantren Al-Asy’ariyah, Kalibeber, wonosobo. Selan setahun kemudian, bersamaan dengan peresmian Mushaf Istiqlal, tercetus ide untuk mendirikan Bayt Al-Quran (Rumah Al-Quran) sebagai tempat menghimpun, menyimpan, memelihara, dan memamerkan mushaf Al Quran dari berbagai macam bentuk dan jenis, yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.
Bayt Al-Quran sendiri menyimpan koleksi berupa Al Quran Manuskrip, Al Quran Cetakan, Al Quran Elektronik dan Digital, Terjemahan dan Tafsir Al Quran, serta Warisan Budaya Qurani (karya seni yang terinspirasi atau terkait dengan Al Quran). Sementara, koleksi yang terdapat di Museum Istiqlal mencakup manuskrip keagamaan, tekstil, arsitektur, nisan, seni rupa tradisional, dan seni rupa modern.
Untuk bisa berkunjung ke tempat ini, wisatawan diharuskan mendaftarkan diri terlebih dulu secara online melalui situs resmi Bayt Al-Quran. Bayt Al-Quran sendiri beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.30 WIB sampai 15.00 WIB. Untuk informasi lebih lengkap, silakan menghubungi nomor telepon (021) 8416466, 87798807, atau email di alamat bqmi@kemenag.go.id.
Wisata Syaamil Quran, Bandung
Selain panorama yang indah serta tempat belanja yang asyik, Bandung ternyata juga memiliki tempat wisata religi, yaitu Syaamil Quran sebagai pusat destinasi wisata Al Quran di Kota Kembang. Soft launching tempat liburan religi ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, pada tanggal 5 Oktober 2013 silam, bertepatan dengan Pameran Buku Bandung di Gedung Landmark Braga, Bandung.
Kala meresmikan tempat ini, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengutarakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan menyambut baik acara terkait adanya wisata Quran ini, karena ada peluang membangkitkan ekonomi lokal. Dirinya pun tidak menutup kemungkinan nantinya ada Taman Quran sebagai bagian dari konsep Bandung Juara.
Sesuai namanya, Wisata Quran ini memang digagas oleh Syaamil Quran, sebuah penerbit dan percetakan Al Quran terbesar di Indonesia. Perusahaan menuturkan bahwa tujuan menggagas Bandung sebagai pusat destinasi wisata Al Quran bertujuan untuk melestarikan nuansa agamis dan wawasan Al Quran kepada masyarakat. Diharapkan, masyarakat akan termotivasi untuk selalu berinteraksi dengan kitab suci tersebut.
Ketika berkunjung ke tempat ini, wisatawan akan diajak berbincang-bincang mengenai manfaat menghafal Al Quran, menonton video anak hafiz Al Quran, serta beberapa arahan sebelum berjalan-jalan menyusuri seluruh area tempat produksi. Setelah itu, wisatawan akan diajak berkeliling ke percetakan untuk melihat langsung proses pencetakan Al Quran, mulai ruangan khusus desain hingga ke area fabrikasi.
Setelah berkeliling, wisatawan kemudian diajak menuju ruang penerimaan tamu yang juga sekaligus sebagai galeri buku-buku yang siap dijual. Di tempat ini, tersimpan beberapa koleksi, seperti contoh souvenir yang diberikan kepada peserta hafiz Al Quran di salah satu televisi swasta dan Al Quran customize yang dibuat khusus untuk mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, senilai Rp1,6 juta.
Syaamil Quran sendiri berlokasi di Jalan Babakan Sari I No. 71, Kiaracondong, Bandung. Untuk bisa berkunjung ke tempat ini, wisatawan perlu melakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan pihak Syaamil Quran, terkait dengan waktu kunjungan, jumlah peserta atau rombongan, serta biaya yang harus ditanggung.
desa wisata Quran Hamasah
Tempat ini berlokasi di kawasan pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, Tanjung Pendam, dan Lengkuas Island, Belitung. Desa Wisata Quran Hamasah berada di tempat yang nyaman, aman, dan bersih, dengan dihiasi oleh batu-batu granit di sepanjang pantainya. Pusat kegiatan Desa Wisata Quran Hamasah sendiri terletak di Desa Batu Itam, yang memiliki spirit ‘Laskar Pelangi’, ikon Kepulauan Bangka Belitung.
Desa Wisata Quran Hamasah menyediakan program ‘Karantina 30 Juz Hafal Al Quran dalam 30 Hari’. Ada dua opsi biaya yang bisa dipilih oleh masyarakat yang ingin mahir menghafalkan Al Quran sambil menikmati keindahan Kepulauan Bangka Belitung, yaitu mulai Rp5.978.000 dan Rp6.478.000, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp97.500. Berikut rincian biaya untuk paket yang paling murah.
| Komponen Biaya | Besaran Biaya (Rp) |
| Penginapan selama satu bulan | 1.200.000 |
| Makan selama acara | 1.350.000 |
| Laundry selama acara | 360.000 |
| Pembiayaan acara dan mukafaah pengajar | 750.000 |
| Mushaf terjemahan Al Quran Al Hadi | 100.000 |
| Baju seragam gamis/koko harian 2 pasang | 360.000 |
| Kaos karantina | 75.000 |
| Jaket karantina | 100.000 |
| Baju wisuda | 150.000 |
| Goody bag | 10.000 |
| Buku pencapaian prestasi | 20.000 |
| Berenang, memanah, dan berkuda | 100.000 |
| Buku panduan | 20.000 |
| Stiker karantina | 40.000 |
| Acara wisuda akbar | 240.000 |
| Pin karantina | 15.000 |
| Syal karantina | 15.000 |
| Selendang wisuda | 23.000 |
| Rihlah dan wisata | 350.000 |
| Modul tahsin | 100.000 |
| Total Biaya Pokok | 5.478.000 |
Jika Anda berniat menghabiskan waktu liburan untuk menikmati keindahan Belitung sambil mempelajari Al Quran, Anda bisa langsung datang ke Yayasan Desa Wisata Quran Hamasah di Jalan Asalia No. 31, Kompleks GPA Tahap III, Baleendah, Kabupaten Bandung atau Meirobiland-Pilang Blok B1, Tanjungpandan, Belitung, atau menghubungi nomor ponsel 081321819496.
