Berbicara tentang Lamongan, kita tentunya tak bisa lepas dari kawasan pesisir utara Pulau Jawa. Memang, Lamongan merupakan daerah di Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Lamongan merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan metropolitan Surabaya, yaitu Gerbangkertosusila.
Karena berbatasan dengan laut, Lamongan memiliki beragam destinasi wisata bahari yang menarik. Namun tak cuma wisata bahari, ada varian objek wisata lain di Lamongan yang juga sayang untuk dilewatkan, berikut beberapa di antaranya yang populer.
Wisata Bahari Lamongan
Wisata Bahari Lamongan atau biasa disingkat WBL bisa dibilang sebagai objek wisata paling populer di Lamongan saat ini. Tempat wisata ini terletak di Kecamatan Paciran dan memadukan antara wisata bahari dengan wahana permainan.
Di sini, pengunjung bisa bermain di wahana Istana Bawah Laut, Istana Bajak Laut, Goa Insectarium, Rumah Kaca, Texas City, Tembak Ikan, Space Shuttle, hingga Paus Dangdut. Bisa dibilang, objek wisata ini menawarkan wahana yang lengkap, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Goa Maharani
Selain WBL, objek wisata di Lamongan terkenal lainnya adalah Goa Maharani. Goa ini juga berada di Kecamatan Paciran dan berdekatan dengan WBL. Penemuan goa ini tercatat pada tanggal 6 Agustus 1992, lalu diresmikan sebagai situs wisata selang dua tahun kemudian.
Salah satu kekhasan Goa Maharani adalah memiliki stalaktit dan stalakmit yang berwarna-warni. Luas goa ini sendiri sekitar 2.500 meter persegi dengan kedalaman mencapai 25 meter ke tanah. Jika berminat berkunjung ke sini, Goa Maharani buka setiap hari mulai pukul 07.30 – 12.30 WIB dan 13.00 – 17.00 WIB.
Sendang Brumbung
Sendang Brumbung merupakan salah satu objek wisata favorit masyarakat Lamongan dan sekitarnya. Pasalnya, pemandian air panas ini dipercaya memiliki khasiat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Sesuai namanya, Sendang Brumbung terletak di Brumbung dan sudah ada sejak zaman Wali Songo, tepatnya ketika Sunan Drajad hidup. Ukuran kolam air panas ini sebenarnya tidak terlalu besar, yaitu 5 x 10 meter dan terbagi menjadi dua kolam.
Waduk Gondang
Selain Paciran, kawasan di Lamongan lainnya yang memiliki objek wisata menarik adalah Desa Gondang Lor, Kecamatan Sugio. Di sini, pengunjung bisa menemukan Waduk Gondang, sebuah waduk yang awalnya digunakan untuk irigasi sawah dan kini juga dimanfaatkan sebagai potensi wisata.
Waduk Gondang pertama kali dibangun pada tahun 1970-an dan diresmikan sekitar tahun 1987. Waduk seluas 6,6 hektar ini memiliki kedalaman rata-rata 29 meter serta dikelilingi pepohonan yang rimbun sehingga sangat cocok dijadikan tempat bersantai di siang hari yang panas.
Makam Sunan Drajad
Selain Surabaya dan Gresik, Lamongan juga menjadi tujuan wisata religi, khususnya ziarah makam. Pasalnya, di sini terdapat makam salah satu Wali Songo, yaitu Sunan Drajad. Makam Sunan Drajad bisa ditempuh dalam waktu setengah jam berkendara dari pusat kota Lamongan.
Pada tahun 1992 hingga 1994, Makam Sunan Drajad mengalami pemugaran sehingga kini lebih nyaman dikunjungi para peziarah. Di sekitar makam ini, juga terdapat makam-makam lain yang merupakan pengikut atau santri Sunan Drajad.
Gunung Pegat
Gunung ini terletak di daerah Babat, sebuah kawasan yang terkenal dengan bukit kapur yang memanjang. Kawasan perbukitan tersebut kemudian dikenal dengan Gunung Pegat karena terdapat bukit yang dipisahkan oleh sebuah jalan raya yang menghubungkan Lamongan dengan Jombang. Kata “pegat” sendiri dalam bahasa Jawa berarti pisah atau cerai.
Bukit kapur ini dibelah membentuk penampakan yang indah sehingga sangat cocok sebagai spot untuk berfoto. Namun di balik keindahan bukit tersebut, terselip mitos yang mengatakan bahwa pasangan yang melintasi gunung ini, hubungannya tidak akan langgeng.
Alun-Alun Kota Lamongan
Sejak direnovasi pada tahun 2011, tampilan Alun-Alun Kota Lamongan makin cantik. Di pusat kota ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam pegunungan yang melingkupi Lamongan. Setiap sore, di sini juga ramai warga berkumpul sekadar melepas lelah dan menikmati keadaan sekeliling.
Alun-Alun Kota Lamongan juga menjadi surga bagi para pegiat seni Lamongan. Banyak grup seni memamerkan skil mereka, baik dalam musik maupun tari. Biasanya, pertunjukan grup seni ini hadir ketika sore hingga malam hari.
