Kabupaten Demak menjadi salah satu pusat wisata religi di Jawa Tengah dengan objek wisata Makam Sultan Patah dan Kadilangu.[1] Nah, bagi Anda yang ingin berwisata religi ke makam-makam tersebut dalam waktu lebih dari sehari, Anda bisa menginap di akomodasi yang ada di Demak seperti Hotel Wijaya Kusuma yang menawarkan fasilitas lengkap dengan harga relatif terjangkau.
Fasilitas Hotel Wijaya Kusuma Demak
Hotel Wijaya Kusuma berlokasi di Jl. Sultan Fatah No. 1, Katonsari, Bintoro, Demak, Jawa Tengah dan berselang satu menit dari Makam Sultan Patah menggunakan kendaraan bermotor. Sementara itu, dari akomodasi menuju Kadilangu, Anda membutuhkan waktu tempuh sekitar empat menit berkendara.
Termasuk hotel berkelas bintang tiga, Hotel Wijaya Kusuma memiliki konsep hunian sederhana yang asri. Sekitar area akomodasi adalah kebun dan hutan kecil yang membuat udara dan hawa di penginapan menjadi lebih sejuk. Selain itu, hampir semua gedung di tempat inap dikelilingi taman yang cukup luas.
Sebelum memasuki area Hotel Wijaya Kusuma, bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi bisa memarkirkannya di halaman atau teras hotel. Halaman yang luas ini tidak hanya berfungsi sebagai spot parkir, tetapi juga area bersantai. Terdapat taman yang cukup besar dengan pepohonan rindang dan bangku-bangku kayu di samping tempat parkir. Meskipun konsepnya outdoor, area parkir tersebut cukup aman karena diawasi security selama 24 jam.
Memasuki area lobi, Ada akan menemukan ruang tunggu dan ruang santai. Bagi Anda yang baru saja tiba dan terlalu dini sampai di Hotel Wijaya Kusuma, Anda bisa menggunakan ruang tunggu untuk menunggu jam check in. Sementara itu, bagi Anda yang sudah check in dan ingin nongkrong sambil melihat pemandangan sekitar hotel, Anda bisa singgah ke ruang bersantai.
Setiap ruangan dibekali dengan sofa dan kursi kayu yang nyaman untuk duduk. Tak hanya itu, seluruh ruangan di Hotel Wijaya Kusuma termasuk area lobi sudah dilengkapi dengan Wifi gratis dengan jaringan internet yang tergolong super cepat. Anda bisa memanfaatkan jaringan Wifi untuk menghemat kuota data internet Anda.
Bagi Anda yang mulai keroncongan saat tiba di akomodasi, Anda juga bisa langsung ke restoran hotel. Meskipun tempat makan di Hotel Wijaya Kusuma tidak terlalu besar, makanan dan minuman yang ditawarkan cukup beragam dan tentunya lezat. Anda bisa memesan makanan berat seperti nasi goreng atau camilan seperti gorengan. Untuk minumnya, kedai ini menawarkan kopi, teh, susu, dan aneka soft drink.
Makanan yang dipesan bisa dimakan langsung di tempat atau dibawa ke kamar. Biasanya, jika Anda memesannya untuk dimakan di kamar, pihak kafe akan mengantarnya atau Anda bisa membawanya sendiri. Berbeda dengan makanan yang dimakan di tempat, makanan yang dibawa ke kamar akan dibungkus menggunakan styrofoam, kardus nasi, dan kertas bungkus. Sementara itu, minumannya akan dikemas dalam plastik atau gelas plastik, sehingga mudah dibawa.
Fasilitas umum lainnya yang ada di Hotel Wijaya Kusuma adalah area bebas asap rokok, tempat khusus merokok, dan area bermain anak. Tentunya semua fasilitas tersebut sudah didukung dengan perabotan lengkap, seperti set meja kursi dan ayunan. Ada juga tanah lapang yang sangat luas dan biasanya dijadikan sebagai area outbound bagi para tamu yang menginap.
Sementara itu, kamar-kamar di hotel Wijaya Kusuma sudah dibekali dengan tempat tidur, lemari pakaian, set meja rias, dan kursi malas. Beberapa kamar juga difasilitasi dengan AC/kipas angin, TV, dan mesin pembuat minuman. Ada juga kamar mandi dalam dengan shower, bak air, kloset duduk/kloset jongkok, dan tempat menjemur handuk. Lalu, berapa tarifnya? Berikut ulasannya.
Tarif Hotel Wijaya Kusuma
Menurut review pelancong yang pernah menginap di Hotel Wijaya Kusuma, setidaknya wisatawan harus membayar harga sewa kamar mulai Rp80 ribu hingga Rp200 ribu per malam. Tentunya, biaya akomodasi tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan kebijakan pengelola. Anda bisa melakukan reservasi secara langsung di lokasi karena pihak Hotel Wijaya Kusuma jarang menerima pemesanan kamar secara online maupun via telepon.
[1] Triyanto, Amin. 2019. Strategi Pengembangan Wisata Religi Kabupaten Demak Menjadi Pusat Destinasi Wisata Religi (Skripsi). Jurusan Politik dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.
