Anda pernah mendengar daerah bernama Muara Jawa? Ini bukan wilayah di Pulau Jawa, melainkan di Kalimantan, tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Nama Muara Jawa sempat menjadi perbincangan setelah ada rencana pemindahan ibukota Indonesia dari Jakarta ke Kaltim. Tak hanya itu, Muara Jawa ternyata juga memiliki potensi wisata yang oke meski fasilitas penginapan di kawasan tersebut terbilang belum terlalu banyak.
Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri merupakan salah satu dari 25 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk mulai mengembangkan Gerakan 100 Smart City yang dicanangkan pada Smart City Summit 2017 lalu di Makassar.[1] Kabupaten ini dinilai memenuhi beberapa parameter penilaian, yakni visi, regulasi, sumber daya manusia, serta potensi daerah.[2]
Nah, berbicara mengenai potensi daerah, salah kecamatan di kabupaten tersebut yang ternyata punya potensi wisata yang cukup besar adalah Muara Jawa. Di sini, wisatawan bisa menemukan Pemandian Air Panas Dondang, yang mudah dijangkau serta konon dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Dalam sehari, pengunjung pemandian ini mencapai 20 hingga 30 orang.
Selain itu, ada pula Festival Kampung Handil, yang bertujuan untuk meningkatkan keragaman nilai seni serta budaya yang ada di Handil. Memang, masih banyak tempat yang belum terjamah di Handil. Nah, dengan diadakannya festival tersebut, diharapkan dapat berperan penting untuk perkembangan dan kemajuan Handil, terutama dalam hal seni dan budaya, bahkan wisata alam dan sejarah.
Sayangnya, walau punya potensi wisata, namun selama ini Muara Jawa lebih populer sebagai daerah industri. Wilayah ini kaya akan sumber daya batubara, serta merupakan daerah penghasil minyak bumi dan gas alam. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian tidak banyak akomodasi yang dapat ditemukan di kawasan tersebut. Sebagai referensi, berikut penginapan yang dapat Anda temukan di Muara Jawa.
Penginapan Handayani
Anda bisa menemukan tempat bermalam ini di jalan M. Hatta RT XII Np. 29, Handil III, Muara Jawa, Kutai Kartanegara. Dilansir dari blog resminya, Penginapan Handayani diklaim sebagai akomodasi yang cukup strategis karena berada tidak jauh dari perusahaan besar penghasil minyak bumi dan gas, yakni Total E&P Indonesia dan VICO Indonesia, sehingga cocok untuk para tamu pabrik.
Sebagai sebuah tempat menginap, properti ini menawarkan kamar-kamar yang cukup nyaman, tenang, serta harga sewa yang sesuai. Kondisi penginapan didesain untuk menciptakan suasana rumah dengan teras, lengkap dengan tempat duduk untuk bersantai bersama rekan kerja, teman, atau anggota keluarga. Ada pula tempat makan yang tertata rapi, dengan pemandangan taman hijau.
Menurut ulasan para tamu, walau berbentuk mirip rumahan, namun Penginapan Handayani menyediakan fasilitas serupa hotel berbintang tiga. Karena itu, tidak heran jika tarif yang dikenakan juga setara hotel berbintang, di kisaran Rp250 ribu sampai Rp450 ribuan per malam. Jika Anda berminat mampir, reservasi dapat dilakukan via nomor ponsel 0821 5832 3199.
losmen Primer
Jika biaya sewa Penginapan Handayani Anda rasa masih terlalu mahal, salah satu alternatif yang lebih murah adalah Losmen Primer. Tempat bermalam ini juga terletak di Jalan M. Hatta, Handil 3, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara. Losmen Primer pun berlokasi relatif dekat dengan Total E&P Indonesia dan VICO Indonesia.
Sayangnya, tidak banyak informasi yang bisa diperoleh mengenai akomodasi ini. Yang jelas, harga sewa kamar di Losmen Primer relatif terjangkau, yakni berkisar Rp110 ribu hingga Rp275 ribuan per malam. Namun, fasilitas yang disediakan bisa dikatakan cukup standar, hanya ranjang, kipas angin atau ac, serta kamar mandi pribadi. Jika Anda butuh informasi lebih detail, bisa menelepon nomor (0541) 691020.
Penginapan Lainnya di Muara Jawa
| Nama Penginapan | Alamat | Tarif per Malam |
| Penginapan Al-Barru | Jalan Ahmad Yani, Muara Jawa Pesisir, Muara Jawa | Rp300.000 |
| Penginapan Beringin Baru | Jalan Ahmad Yani, Muara Jawa Pesisir, Muara Jawa | Rp125.000 – Rp300.000 |
| Penginapan Empat Lima | Jalan Ahmad Yani, Muara Jawa Pesisir, Muara Jawa | Rp100.000 – Rp150.000 |
| Penginapan Bintang | Jalan Ahmad Yani, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp300.000 |
| Penginapan Seroja | Jalan Ahmad Yani, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp150.000 |
| Penginapan Srikandi | Jalan Ahmad Yani 34, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp75.000 – Rp225.000 |
| Penginapan Mawar | Jalan Ahmad Yani RT 19, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp150.000 |
| Penginapan Telaga Indah | Jalan Ahmad Yani RT 20, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp100.000 |
| Penginapan Putri Tanjung | Jalan Ir. Soekarno-Hatta, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp75.000 |
| Penginapan Surya Indah | Jalan Ir. Soekarno-Hatta, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | Rp150.000 – Rp250.000 |
| Penginapan Ridho | Jalan Delima RT 10, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa | – |
Tarif sewa kamar penginapan-penginapan di atas kami rangkum dari sejumlah sumber. Perlu diketahui bahwa harga sewa akomodasi-akomodasi tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pengelola dan tanggal pemesanan Anda. Jika membutuhkan informasi lebih lengkap, bisa datang langsung ke lokasi properti yang diminati.
[1]Astuti, Indah Fitri dan Dedy Cahyadi. 2018. Smart City Kutai Kartanegara dengan Pendekatan Framework Citiasia: Sebuah Kajian Analisis. Sebatik, Vol. 22(2): 219-225.
[2] Ibid.
