Mungkin sebagian besar dari Anda masih asing dengan daerah bernama Wedi. Ini adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebagai destinasi liburan, namanya memang tidak terlalu populer meskipun sebenarnya memiliki spot wisata yang cukup potensial. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian belum ditemukan penginapan tipe hotel di daerah tersebut, setidaknya hingga detik ini.
Kecamatan Wedi, seperti disinggung di atas, adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten sisi selatan dengan luas wilayah 3.273 hektar dan setidaknya terbagi menjadi 19 desa.[1] Wedi terletak di lereng pegunungan kapur sehingga daerah tersebut kurang subur bagi pengembangan pertanian dan sebagian wilayahnya juga terkesan stagnan. Bahkan, angka kemiskinan di Wedi dikatakan masih cukup tinggi.[2]
Sebenarnya, jika terus digali, Wedi memiliki potensi yang cukup, baik untuk berbisnis maupun pariwisata. Di daerah tersebut, telah ada Kampung Sablon, yang terletak di Dukuh Krangkungan, Pandes, Wedi. Bahkan, di kalangan pegiat sablon, nama Kampung Wedi sebagai sentra sablon sudah mulai dikenal sejak dekade 1990-an silam melalui teknik cecek. Kemampuan sablon Wedi dikenal untuk jenis sablon berbasis air yang diaplikasikan pada kaos, jaket, jumper, kostum olahraga, rompi, kemeja, sweater, blazer, celana, topi, dan lainnya.[3]
Lalu, bagaimana dengan sektor pariwisata? Meskipun belum terlalu banyak, tetapi sudah ada hal-hal unik yang dapat didatangi di Wedi. Selain Kampung Sablon, wisatawan juga dapat mengunjungi Desa Pacing yang terkenal dengan kuliner jenang. Untuk mereka yang tertarik dengan gerabah, bisa meluncur ke Desa Melikan yang cuma berselang 30 menit dari pusat Kota Klaten. Ada pula Desa Pasung dengan potensi agrowisatanya.
Sayangnya, seperti disinggung di atas, karena wisatanya belum populer, sangat sulit menemukan penginapan di daerah Wedi. Jangankan hotel, akomodasi setingkat losmen masih sangat jarang di daerah tersebut, bahkan mungkin belum ada. Namun, apabila Anda masih tertarik berkunjung ke Wedi, berikut rekomendasi tempat inap yang paling dekat dengan kawasan tersebut.
Tjokro Hotel Klaten
Penginapan ini beralamat di Jalan Pemuda Selatan No. 42, Mlinjon, Tonggalan, Kecamatan Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tjokro Hotel berselang sekitar 8 km menuju Kecamatan Wedi. Apabila wisatawan bertolak dari Stasiun Klaten, jarak menuju akomodasi ini hanya sekitar 828 meter, sedangkan perjalanan ke Monumen Tugu dan Maliboro di Yogyakarta berkisar 30 menit berkendara.
Diklaim sebagai hotel bintang tiga, Tjokro Hotel sudah dilengkapi dengan fasilitas yang mentereng. Saat menginap, pelancong akan menemukan restoran, fasilitas karaoke, tempat parkir, dan Wi-Fi gratis, sedangkan kamar-kamarnya didukung TV kabel layar datar, interior modern, lantai kayu, area tempat duduk, minibar, dan kamar mandi dalam plus shower dan pengering.
Tarif Tjokro Hotel
| Tipe Kamar | Tarif per Malam |
| Standard Twin Room Only | Rp461.112 |
| Standard Twin Breakfast | Rp572.222 |
| Superior King Room Only | Rp477.778 |
| Superior King Breakfast | Rp588.889 |
| Deluxe Twin Room Only | Rp555.556 |
| Deluxe Twin Breakfast | Rp666.667 |
| Suite King Breakfast | Rp1.111.112 |
Harga sewa kamar Tjokro Hotel di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah online travel agent. Perlu Anda catat bahwa biaya sewa kamar Tjokro Hotel tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Apabila Anda tertarik menginap, Anda dapat melakukan reservasi lewat situs booking online atau nomor telepon (0272) 333388.
Votel Griya Gendhis Saraswati Hotel
Tempat bermalam ini terletak di Dukuh Karang, Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Votel Griya Gendhis Saraswati Hotel berselang 8,65 km menuju kawasan Wedi. Jika pelancong datang dari Stasiun Srowot, jarak menuju properti ini cuma 2,65 km, sedangkan perjalanan dari penginapan menuju Universitas Gadjah Mada dan Malioboro Mall berkisar 30 menit berkendara.
Menurut ulasan sejumlah tamu yang pernah singgah, Votel Griya Gendhis Saraswati Hotel dikatakan sebagai sebuah tempat inap yang cukup nyaman. Kamar-kamar yang disediakan berukuran lapang, lengkap dengan lemari, televisi, pembuat kopi, dan kamar mandi dalam plus handuk dan peralatan mandi. Tersedia pula akses Wi-Fi gratis dan sarapan dengan rasa yang lezat.
Dilansir dari salah satu online travel agent, tarif Deluxe Room di penginapan ini dipatok Rp282 ribu sampai Rp300 ribuan per malam, sudah termasuk sarapan gratis untuk dua orang tamu. Tentu saja biaya sewa kamar tersebut tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat datang langsung ke lokasi atau menghubungi (0272) 3391225.
[1] Utama, Agung dan Titin Hera Widi Handayani. 2014. Model Pemberdayaan Perempuan Miskin Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 19(2): 154-167.
[2] Ibid.
[3] Tunnikmah, Nadiyah. 2017. Komodifikasi Teknik Cetak Saring di Kampung Wedi, Klaten. CORAK Jurnal Seni Kriya, Vol. 6(1): 45-54
