Siapa yang tidak terpesona dengan Gunung Bromo? Gunung yang berada di tiga wilayah, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo, tersebut memang menawarkan pesona yang beragam. Untuk bisa menuju daerah wisata ini, rute paling dekat memang dari Probolinggo, dan Anda dapat menempuh perjalanan dari terminal atau stasiun.
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan secara teratur mengeluarkan abu vulkanik. Dalam kondisi normal, pengunjung bisa berada di tepi kawah gunung dengan ketinggian 2.392 meter dari permukaan laut tersebut dengan menaiki sekitar 249 buah anak tangga. Di sini, wisatawan juga bisa menikmati hamparan luas lautan pasir, keindahan matahari terbit, hingga Bukit Cinta dan Bukit Teletubbies.
Untuk menuju Bromo, ada tiga jalur yang bisa ditempuh, yaitu melalui Malang, Pasuruan, atau Probolinggo. Namun, akses Gunung Bromo via Probolinggo memang menjadi jalur yang lebih populer dibandingkan dengan dua jalur lainnya. Anda dapat berangkat dari terminal jika kebetulan datang ke Probolinggo menggunakan bus umum atau stasiun apabila tiba menumpang kereta api.
Rute ke Bromo via Terminal Probolinggo
Perjalanan menggunakan angkutan umum dari Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo bisa menjadi pilihan tepat untuk para backpacker ke Bromo karena harganya cukup murah. Dari Terminal Bayuangga, Anda bisa menumpang angkutan menuju Kecamatan Sukapura dengan harga sharing mulai Rp100 ribu hingga Rp150 ribuan. Setibanya di Sukapura, lanjutkan perjalanan menuju Cemoro Lawang yang berada di Desa Ngadisari. Perjalanan menuju Bromo dapat dilanjutkan dengan menyewa Jeep Bromo.
Rute ke Bromo via Stasiun Probolinggo
Jika pelancong kebetulan berangkat dari Surabaya, dapat naik kereta api Probowangi dari Stasiun Wonokromo atau Stasiun Gubeng menuju Stasiun Probolinggo. Harga tiket kereta api ini sekarang Rp27 ribu untuk kelas ekonomi. Apabila ingin lebih eksklusif, bisa menumpang kereta api Sri Tanjung dengan tarif Rp88 ribuan per seat atau KA Logawa dengan harga tiket Rp125 ribuan.
Setelah tiba di Stasiun Probolinggo, traveler dapat melanjutkan perjalanan menuju Terminal Bayuangga menumpang angkutan umum dengan tarif Rp3 ribuan per penumpang. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Kecamatan Sukapura, lantas ke Cemoro Lawang yang berada di Desa Ngadisari. Perjalanan menuju Bromo dapat dilanjutkan dengan menyewa Jeep Bromo..
Harga sewa Jeep Bromo
| Rute | Harga Sewa Jeep |
| Penanjakan 2 – Kawah Bromo | Rp525.000 |
| Penanjakan 2 – Kawah Bromo + Pasir Berbisik + Bukit Teletubbies | Rp650.000 |
| Penanjakan 1 + Kawah Bromo | Rp595.000 |
| Penanjakan 1 – Kawah Bromo + Pasir Berbisik + Bukit Teletubbies | Rp695.000 |
| Paket Surabaya (Juanda) – Bromo – Surabaya (Juanda) | Rp1.850.000 |
| Paket Surabaya (Juanda) – Bromo – Malang | Rp1.750.000 |
Informasi harga sewa Jeep di atas kami rangkum dari salah satu penyedia jasa Jeep Bromo. Apabila dibandingkan penawaran sebelumnya, tarif sewa Jeep Bromo saat ini terpantau fluktuatif. Paket rute Penanjakan 1 menuju Kawah Bromo misalnya, awalnya Rp600 ribu dan sekarang sedikit turun menjadi Rp595 ribuan. Sementara itu, tarif dari Surabaya PP naik dari Rp1,65 juta menjadi Rp1,85 jutaan.
Namun jika ingin cepat sampai dan tidak membuang banyak waktu, pengunjung bisa menumpang ojek yang juga banyak tersedia di Terminal Bayuangga. Karena bersifat kendaraan pribadi dan menawarkan akses yang lebih cepat, maka tarif untuk ojek pun relatif lebih mahal dibandingkan menumpang angkutan umum, sekitar dua kali lipatnya.
(Panca)
