Selain Pulau Pramuka, Pulau Tidung, dan Pulau Pari, gugusan Kepulauan seribu juga memiliki Pulau Sepa, sebuah yang sering disebut-sebut sebagai pulau terindah di kawasan tersebut. Pasalnya, daerah ini menawarkan pantai berpasir putih dan air laut yang masih jernih, sehingga cocok untuk mereka yang doyan snorkeling atau diving. Untuk masalah penginapan, meskipun belum terlalu banyak, tetapi sudah ada beberapa akomodasi yang layak dijadikan lokasi bermalam.
Jika Anda berdomisili di Jakarta dan kebetulan ingin liburan ke pulau, sebenarnya tidak usah jauh-jauh pergi ke Bali atau Lombok. Pasalnya, tepat di sisi utara sudah ada Kepulauan Seribu yang punya tiga jenis wisata, yakni wisata pantai dengan total 45 pulau, wisata cagar alam di dua pulau, dan wisata sejarah di empat pulau.[1] Jika ditotal, Kepulauan Seribu saat ini punya 110 pulau kecil dan beberapa di antaranya memang belum dikembangkan sebagai spot wisata.[2]
Nah, dari sekian pulau yang ada di gugusan tersebut, salah satu yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Pulau Sepa. Berjarak tempuh sekitar 90 menit menggunakan speed boat dari Pantai Marina Ancol, Pulau Sepa memiliki kualitas pantai pasir putih dan ekosistem yang masih terjaga. Karena itu, tidak mengherankan jika pulau ini menjadi rujukan banyak pencinta diving dan snorkeling, juga spot favorit memancing.
Penginapan di Pulau Sepa
Untuk mereka yang ingin mengeksplorasi pulau ini lebih dari sehari, tidak perlu risau akan menginap di mana. Pasalnya, Pulau Sepa sudah didukung fasilitas penginapan meskipun jumlahnya memang tidak terlalu banyak. Karena sudah dikelola oleh pihak swasta, maka penginapan yang ada di Pulau Sepa pun berkonsep resort. Anda pasti sudah tahu kan jika resort biasanya mematok rate yang cukup mahal untuk menginap. Namun jangan terburu kecewa dulu, sebab biaya yang Anda bayarkan dijamin sangat sebanding dengan kepuasan dan fasilitas yang Anda dapatkan.
Berbeda dengan tempat inap pada umumnya, Pulau Sepa Resort tidak mematok tarif berdasar rate kamar per malam, melainkan harga paket per orang untuk lama menginap dua hari satu malam. Pengunjung dewasa dan anak-anak akan dikenai tarif harga sewa yang berbeda. Resort atau cottage yang paling murah adalah tipe Gurita dan Flipper, sedangkan yang paling mahal adalah tipe Penyu A-B. Lalu, berapa harga sewa resort-resort tersebut?
Tarif Penginapan Pulau Sepa
| Tipe Cottage | Fasilitas | Tarif per Orang | |
| Promo Rate | Extra Night | ||
| Penyu A – B | Teras pribadi, 1 bed queen size, 1 single bed, LCD TV, ac, toilet, shower | Dewasa : Rp1.650.000 | Dewasa : Rp1.488.000 |
| Anak : Rp1.220.000 | Anak : Rp988.000 | ||
| Penyu 1 – 10 | Teras pribadi, 1 bed queen size, 1 single bed, LCD TV, AC, toilet, shower | Dewasa : Rp1.560.000 | Dewasa : Rp1.388.000 |
| Anak : Rp1.130.000 | Anak : Rp888.000 | ||
| Kakap (Napoleon) | Teras pribadi, 1 bed queen size, LCD TV, AC, toilet, shower | Dewasa : Rp1.480.000 | Dewasa : Rp1.288.000 |
| Anak : Rp1.040.000 | Anak : Rp788.000 | ||
| Flipper | Teras pribadi, 2 single bed, TV, AC, toilet | Dewasa : Rp1.390.000 | Dewasa : Rp1.188.000 |
| Anak : Rp950.000 | Anak : Rp688.000 | ||
| Gurita | Teras pribadi, 2 queen size bed, TV, AC, toilet | Dewasa : Rp1.390.000 | Dewasa : Rp1.188.000 |
| Anak : Rp950.000 | Anak : Rp688.000 | ||
Informasi harga sewa penginapan di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Harga yang tercantum sudah termasuk fasilitas transportasi kapal PP, welcome drink, akomodasi cottage, 4 x makan (2 x siang, 1 x malam, 1 x pagi), 1 x coffee break, pajak pelayanan 21%, free hiburan live music, free 1 jam canoe. Namun, perlu Anda catat bahwa biaya tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Apabila Anda memutuskan untuk menginap 3 hari 2 malam, biayanya tentu akan menjadi lebih mahal. Tarif Penyu Cottage misalnya, mulai Rp3,35 juta untuk dewasa dan Rp2,35 juta untuk anak-anak, sedangkan harga sewa Napoleon Cottage mulai Rp3,15 juta untuk dewasa dan Rp2,15 juta untuk anak-anak. Sementara itu, biaya Gurita Cottage mulai Rp2,95 juta untuk dewasa dan Rp1,95 juta untuk anak-anak.
[1] Razak, Abdur dan Rimadewi Suprihardjo. 2013. Pengembangan Kawasan Pariwisata Terpadu di Kepulauan Seribu. Jurnal Teknik POMITS, Vol. 2(1): 14-19.
[2] Hadiwinata, Rizki, Mulyadi At, Abdul Rahman Rusli. 2014. Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Pulau Harapan Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Ilmiah Nusa Sylva Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa, Vol. 14(1): 55-68.
