Bagi Anda yang berdomisili di kawasan Batu dan Malang, pasti sudah tidak asing lagi dengan Selecta. Ini adalah taman rekreasi di kota batu yang sangat populer sebagai destinasi wisata keluarga. Meskipun sekarang banyak amusement park baru berdiri di Kota Apel dengan harga tiket masuk relatif terjangkau dan menawarkan wahana yang beragam, tidak lantas membuat Selecta sepi pengunjung.
Lokasi Taman Selecta
Taman Selecta berlokasi di kawasan kota wisata Batu, yaitu di Desa Tulungrejo, Kelurahan Bumiaji, tepatnya di Jalan Raya Selecta No. 1. Jika wisatawan berangkat dari pusat pemerintahan Kota Batu, cukup menempuh perjalanan sejauh 4 km untuk tiba di tempat ini. Sementara itu, apabila Anda bertolak dari pusat Kota Malang, jaraknya sekitar 13 km.
Jika Anda berangkat dari pusat Kota Batu, Anda hanya perlu berkendara menuju alun-alun, kemudian masuk ke Jalan Gajah Mada. Selang beberapa ratus meter setelah Gedung BCA, Anda akan melihat papan penunjuk kecil yang bertuliskan ‘Taman Rekreasi Restoran dan Hotel Selecta’. Setelah itu, ikuti jalan sampai Anda menemukan pintu masuk objek wisata ini.
Sementara itu, apabila Anda berangkat dari Kota Malang menggunakan angkutan umum, Anda bisa menumpang angkutan kota atau mikrolet dengan kode ADL atau AL menuju Terminal Landungsari. Setibanya di terminal ini, Anda bisa berganti angkutan kota berwarna pink yang akan mengantarkan Anda menuju Terminal Batu. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menumpang angkutan kota warna oranye dengan jurusan Terminal Batu-Selecta-Coban Talun. Anda bisa turun di depan pintu masuk Taman Selecta.
Sejarah Taman Selecta
Taman Selecta sendiri, menurut cerita, telah dibangun sejak masa penjajahan Belanda. Seorang warga Belanda bernama Ruyter de Wildt membangun taman ini sekitar tahun 1920 sampai 1928. Kala itu, taman ini dijadikan destinasi strategis dan tempat peristirahatan bagi para warga Negeri Kincir Angin yang sedang berkunjung ke Indonesia.
Menurut beberapa sumber, Taman Selecta juga pernah dijadikan tempat dalam merumuskan keputusan penting kenegaraan. Sempat dibumihanguskan oleh warga sekitar dikarenakan sesuatu hal pada sekitar tahun 1949, taman ini kemudian dibangun kembali oleh 47 orang yang terakomodasi dalam kepemilikan lokasi wisata secara saham.
Dibandingkan tempat rekreasi lain di Kota Batu, semisal Jatim Park 1, Batu Secret Zoo, Jatim Park 3, Eco Green Park, Predator Fun Park, Batu Night Spectacular, maupun museum Angkut, Taman Selecta memang berdiri lebih awal. Meski tergolong objek wisata yang cukup tua, pesona Selecta tidak pernah luntur. Menurut data statistik yang dilansir BPS Kota Batu, sepanjang tahun 2016 lalu, total kunjungan wisatawan asing dan lokal ke tempat tersebut bahkan mencapai angka 1 juta pengunjung.
Bukan hal yang mengherankan jika Taman Selecta tetap diminati wisatawan, meski di Kota Batu terus bermunculan amusement park yang lebih modern. Pasalnya, taman ini sudah dikenal sebagai tempat yang cocok untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas harian yang melelahkan. Di samping itu, Taman Selecta juga menjadi destinasi wisata yang cocok untuk keluarga dan rombongan besar.
Wahana dan fasilitas Selecta
Daya tarik utama taman rekreasi ini adalah memiliki udara yang sejuk dan juga pemandangan taman yang indah plus bersih. Menurut Badan Administrasi Pertanahan Kota Batu, Taman Bunga Selecta diklaim memiliki luas wisata sekitar 18 hektar, sedangkan lahan wahana Selecta sebesar 8 hektar. Keindahan taman bunga di tempat ini pun menjadi magnet bagi turis lokal maupun mancanegara, termasuk Malaysia, Belanda, Jepang, Singapura, Taiwan, hingga Korea Selatan.
Selain taman bunga yang indah memanjakan mata, Taman Selecta juga telah didukung dengan wahana-wahana yang menarik. Ketika berkunjung ke tempat ini, Anda bisa bermain air di kolam renang, waterboom, dan taman air Kamandanu. Sementara itu, untuk Anda yang ingin memacu adrenalin, bisa mencoba bermain flying fox.
Para pengunjung akan disambut dengan bukit lumut sebagai ikon Selecta yang berada di jalan utama menuju wahana permainan. Anda dapat mencoba satu per satu wahana yang disediakan, mulai dari gua singa, sepeda air, perahu ayun, playground, taman singa, 4D cinema, hingga sky bike.
Harga Tiket Masuk Selecta
Hingga saat ini, harga tiket masuk di Taman Selecta masih sama, Rp40 ribu per orang. Harga tiket masuk ini berlaku hari Senin hingga Minggu, serta tidak berubah meski pada high season, hari libur nasional, dan musim liburan. Sementara itu, untuk setiap wahananya, Anda perlu menambah biaya sekitar Rp5 ribu hingga Rp25 ribu.
Harga Tiket Wahana Taman Selecta
| jenis Wahana | Harga Tiket |
| Kolam Renang | Gratis (anak dan dewasa) |
| Water Park | Gratis (anak dan dewasa) |
| Taman Bunga | Gratis |
| Taman Dinosaurus | Gratis |
| Akuarium Ikan Raksasa | Gratis |
| Goa Singa | Gratis |
| Permainan Anak | Rp5.000 – Rp20.000 |
| Sepeda Air | Rp20.000/15 menit |
| Perahu Ayun | Rp10.000 per orang |
| Arena Berkuda | Rp15.000 per orang |
| Flying Fox | Rp25.000 per orang |
| Sky Bike | Rp20.000 per orang |
Hingga saat ini, harga tiket wahana Taman Selecta masih sama. Selain menyediakan beragam wahana permainan yang menarik, pengelola Taman Selecta juga menyediakan fasilitas lain, termasuk restoran dan penginapan. Akomodasi yang disediakan oleh Taman Selecta berupa hotel dan diberi nama Hotel Selecta.
Hotel Selecta menyuguhkan panorama asri dan udara sejuk sekaligus fasilitas yang memadai, seperti layanan kamar 24 jam, akses internet gratis di area umum, fasilitas rapat, fotokopi, TV kabel, kamar mandi plus shower, ATM, layanan laundry, hingga kolam renang outdoor. Lalu, berapa tarif sewa kamar akomodasi tersebut saat ini?
Tarif Hotel Selecta
| Tipe Kamar | Tarif per Malam |
| Family Room | Rp650.000 |
| Deluxe Room | Rp650.000 |
| Superior Room | Rp750.000 |
| Exclusive Room | Rp750.000 |
| Executive Room | Rp1.100.000 |
| Cottage (termasuk sarapan) | Rp2.300.000 – Rp3.300.000 |
Sebagai perbandingan, pada penawaran sebelumnya, tarif Hotel Selecta berkisar Rp1,1 juta hingga Rp1,4 juta per malam. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa menghubungi pihak pengelola di nomor (0341) 591025 atau datang langsung ke lokasi.
[Update: Ditta]
