Di Lawang, tepatnya area Kabupaten Malang ternyata menyimpan beberapa tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Bahkan beberapa tempat wisata di Lawang sama sekali tidak memungut tiket masuk bagi Anda yang ingin berekreasi ke sini. Di mana saja tempatnya? Simak ulasannya berikut ini!
Pemandian Kalireco
Ketika menginjakkan kaki di Pemandian alias Mata Air Kalireco, Anda mungkin tak akan percaya jika sedang berada di Indonesia. Padahal Pemandian Kalireco berlokasi di kawasan Sumber Waras, Lawang, Malang, tepatnya di kaki Gunung Arjuna. Lokasinya yang berada di daerah pegunungan membuat Pemandian Kalireco masih jarang diketahui orang dan pemandangan di sana masih benar-benar alami.
Pada dasarnya Pemandian Kalireco bukanlah suatu objek wisata, sebab kehadirannya masih belum diresmikan oleh Dinas Pariwisata setempat. Sejatinya Kalireco adalah sebuah pemandian dan irigasi yang dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Namun keindahan panorama Pemandian Kalireco membuat tempat ini perlahan dikenal sebagai tempat wisata dan sanggup mengundang banyak wisatawan dari berbagai daerah.

Menariknya, air di Pemandian Kalireco benar-benar jernih karena masih sangat natural. Anda bisa berlama-lama berendam sambil menikmati keindahan alam di sekitar sana. Karena masih jarang diketahui orang, akses jalan ke lokasi pemandian belum sepenuhnya tertata. Anda harus melewati jalanan berbatu sekitar beberapa kilometer sebelum tiba di lokasi. Rute menuju ke Pemandian Kalireco tidak terlalu sulit. Dari Kota Malang jaraknya hanya sekitar 17 km dan Anda bisa berkendara sekitar 40 menit saja jika jalanan sedang tak macet.
Sebelum Pasar Lawang, Anda bisa ikuti arah ke Pabrik Otsuka di kanan jalan. Sampai di lapangan sekolah SMANELA, tepatnya di pertigaan pertama, Anda bisa berbelok ke kiri (tepat di depan makam Desa Kalirejo), kemudian ikuti saja jalan paving menuju ke pemandian tersebut. Ingat, lebar jalan hanya 1,5 meter saja, sehingga hanya cukup dilalui sepeda motor. Harga tiket masuk Pemandian Kalireco sekitar Rp10.000. Terjangkau bukan?
Sumber Mata Air Krabyakan
Masih seputar wisata air, objek wisata menarik berikutnya di Lawang yang bisa Anda kunjungi adalah Sumber Mata Air Krabyakan. Dibanding Kalireco, Sumber Mata Air Krabyakan mungkin lebih terkenal. Lokasi Sumber Mata Air Krabyakan terletak di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di kawasan hutan Perhutani petak 38F RPH Cowek, BKPH Lawang Timur, KPH Pasuruan. Harga tiket masuknya hanya Rp5 ribu dan dibuka mulai pukul 08.00 WIB – 17.00 WIB.
Sumber Mata Air Krabyakan juga berlokasi di kaki pegunungan. Oleh sebab itu Anda bisa langsung merasakan kesejukan suasana pegunungan saat tiba di Sumber Mata Air Krabyakan. Saat berada di Sumber Mata Air Krabyakan Anda bisa menikmati sensasi berenang di kolam renang alami yang belum tentu bisa Anda dapatkan di tempat lainnya. Di Sumber Mata Air Krabyakan terdapat 2 kolam, yaitu kolam alami untuk orang dewasa dan kolam bermain untuk anak-anak.

Soal kualitas air jangan ditanya. Sebab kebersihan dan kejernihan air di Sumber Mata Air Krabyakan benar-benar terjaga. Harga tiket masuk ke Sumber Mata Air Krabyakan cukup murah kok! Hanya sekitar Rp2 ribuan saja per orang dan Anda bisa bermain air sepuasnya di sana seharian. Jika Anda sedang tidak membawa baju ganti dan enggan berenang, Anda bisa merendam kaki di kolam terapi ikan yang terdapat di Sumber Mata Air Krabyakan.
Seperti halnya kolam terapi ikan di mall-mall, ikan kecil-kecil yang berada di kolam terapi ikan Krabyakan juga diklaim berkhasiat untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, memperlancar peredaran darah, dan masih banyak lagi. Jika Anda kelaparan pun tak perlu bingung, sebab di sekitar sana ada berbagai menu masakan ikan segar dan lalapan yang bisa disantap saat sedang bersantai.
Agro Wisata Wonosari
Agro Wisata Wonosari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kebun Teh Wonosari juga merupakan destinasi wisata yang populer di Lawang. Kebun Teh Wonosari bertempat di perbatasan Kota Surabaya dan Malang, tepatnya di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Lawang, atau sekitar 30 km di arah utara Kota Malang.

Kebun Teh Wonosari buka setiap hari dan beroperasi mulai jam 07.00 – 17.00 WIB. Tarif tiket masuk hari Senin-Sabtu adalah sekitar Rp8 ribuan per orang, sedangkan hari Minggu atau Libur Nasional harga tiketnya Rp12 ribuan per orang. Di Kebun Teh Wonosari Anda bisa melakukan beragam aktivitas seru. Misalnya saja melihat secara langsung proses pengolahan daun teh sejak masa panen hingga proses pengepakan.
Yang paling menarik tentu saja kegiatan tea walk di area Agro Wisata Wonosari. Di samping itu di Kebun Teh Wonosari terdapat sederet fasilitas lain seperti sepak bola, tenis, voli, jogging, kolam renang air hangat, kebun binatang mini, toko tanaman hias, dan beragam wahana wisata. Ada banyak wahana permainan yang bisa Anda coba, misalnya saja kereta kelinci, ATV, flying fox, wall climbing, paintball, sepeda air, sepeda gunung, kuda wisata, sampai mobil battery.
Agro Tawon Wisata Petik Madu
Satu lagi tempat menarik di Lawang, yakni Agro Tawon. Lokasi Agro Tawon Rimba Raya terdapat di Puri Kencana, Jl. Dr. Wahidin No. 8, Desa Bedali, Lawang. Jaraknya hanya 1 km ke arah selatan Pasar Lawang dan sangat mudah dicapai. Agro Tawon buka setiap hari mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Jika ingin ke sana Anda cukup membayar tiket masuk seharga Rp30.000.

Di Agro Tawon Anda dapat mengetahui segala hal soal lebah, mulai dari pola hidup, teknis beternak lebah, hingga proses panen madu. Selain memberikan edukasi seputar lebah, di Agro Tawon juga tersedia fasilitas outbond, gazebo, tempat bermain, cafetaria, area parkir yang luas, dan Anda juga bisa membeli madu murni dalam botol hasil produksi Agro Tawon.
Tlogo Land
Tlogo Land adalah objek wisata baru yang terletak di Jalan Telogorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Tlogo Land buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai jam 17.30 WIB. Untuk masuk ke Tlogo Land, Anda akan dikenai tiket dengan harga Rp10 ribuan per orang. Saat berada di Tlogo Land, Anda bisa menikmati wisata alam yang menarik untuk rekreasi bersama keluarga.

Menariknya lagi, di Tlogo Land Anda bisa menemukan banyak aktivitas seru dan spot foto yang instagramable. Tlogo Land menyediakan area untuk outbond dan flying fox, sehingga dijamin bisa memanjakan Anda para penggemar kegiatan outdoor. Kemudian, ada juga arena untuk sepeda gunung, wahana kolam renang, hingga camping ground yang cukup luas.
Fasilitas di Tlogo Land pun lengkap, seperti beberapa gubuk yang bisa digunakan untuk duduk bersantai, area parkir kendaraan roda dua maupun roda empat, toilet, musala, hingga warung makan. Dengan demikian, Anda tak perlu repot-repot membawa bekal sendiri jika kelaparan ketika berada di Tlogo Land.
Budug Asu
Nah, bagi Anda yang menyukai tantangan dan trekking, tak ada salahnya mencoba trekking ke Budug Asu. Jika dari kebun teh Wonosari Lawang, perjalanan menuju Budug Asu kabarnya memakan waktu sekitar 2 jam. Pastikan kondisi fisik Anda sedang prima karena perjalanan menuju sana cukup menguras tenaga. Untuk masuk Budug Asu, Anda diharuskan membayar tiket masuk Rp10 ribu serta membayar parkir Rp2 ribu untuk motor atau Rp5 ribu untuk mobil.

Meski perjalanannya cukup melelahkan, di sepanjang jalur trekking menuju Budug Asu rupanya Anda akan dimanjakan dengan pemandangan alam berupa hutan pinus, kebun kopi, hingga kebun teh yang asri dan tentunya menyejukkan mata. Puncak Budug Asu berada di ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Ketika sudah sampai di puncaknya, Anda akan dibuat lebih terkesima lagi dengan pemandangan hamparan bukit serta view Gunung Arjuno.
Tak cukup sampai di situ, di Budug Asu sudah tersedia wahana seperti climbing, Budug Asu Camp untuk Anda yang ingin berkemah, hingga canyoning melewati tebing dengan bantuan tali sling baja sebagai pengaman. Di puncaknya juga dilengkapi fasilitas toilet umum dan warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman.
Taman Wisata Polamanku
Jika ingin menyenangkan anak, coba bawalah mereka rekreasi ke Taman Wisata Polamanku, Lawang. Polamanku berlokasi di Gang Sumber Kemado No. 23, Polaman, Bedali, Lawang. Kabarnya, tiket masuk Polamanku gratis. Namun, untuk mencoba seluruh wahana di Polamanku, Anda perlu membayar tiket tersendiri. Misalnya wahana sepeda air dipatok dengan tarif Rp15 ribu per 30 menit.

Selain sepeda air, ada juga wahana lain seperti kolam renang, odong-odong, hingga komedi putar dengan biaya yang tentunya ramah di kantong. Tersedia pula fasilitas playground yang gratis untuk dicoba para pengunjung. Saat berada di Polamanku, Anda bisa menikmati pemandangan waduk yang luas dengan pemandangan sawah dan hutan yang sejuk. Fasilitasnya pun komplet, seperti gazebo untuk beristirahat, kantin, hingga hiburan live music saat hari libur.
[Update: Dian]






