Lembah Gunung Sari, Wisata Alam Eksotis di Kabupaten Malang

  • Whatsapp
Lembah Gunung Sari (youtube: BerwisataTV)
Lembah Gunung Sari (youtube: BerwisataTV)

Di wilayah Kabupaten Malang mulai bermunculan sejumlah lokasi maupun buatan yang banyak dikunjungi . Ada satu lokasi yang kehadirannya viral di media sosial dengan sebutan Wisata LGS. itu menawarkan sumber jernih dan area kolam renang yang dapat dinikmati semua kalangan. Apalagi, dengan harga tiket masuk terjangkau membuat banyak orang penasaran berkunjung ke Lembah Gunungsari. Apa saja daya tarik dari Wisata LGS?

Sejarah Lembah Gunung Sari

Wisata Alam Lembah Gunung Sari di Desa Kucur telah resmi beroperasi pada 2018 silam. Diresmikan oleh Bupati Malang dengan memakai dana bantuan desa, lembah seluas 3,4 hektare ini kemudian eksis menjadi populer yang terus-menerus dikunjungi wisatawan. Lembah Gunung Sari menjadi potensi wisata baru di Desa Kucur yang dikenal dengan komoditi unggulannya yakni cabai besar.[1] Lalu, bagaimana awal mula Lembah Gunung Sari?

Bacaan Lainnya

Konon, Lembah Gunung Sari merupakan sebuah petilasan sebagai bagian dari jejak sejarah di era Majapahit. Petilasan tersebut berupa pohon tua yang berada di atas bukit. Kabarnya, bagi pengunjung yang mandi di sumber air Lembah Gunung Sari akan mendapatkan kulit yang awet muda. Terlepas dari kisahnya, Lembah Gunung Sari telah lama menjadi sumber air bagi masyarakat setempat. Sumber air Lembah Gunung Sari yang mengucur begitu deras diyakini juga menjadi awal mula nama desa setempat yakni Desa Kucur.

Lihat Juga:   Jacatra Homestay, Akomodasi Lengkap Terdekat dari Universitas Negeri Malang

Lembah Gunung Sari atau biasa disebut LGS ini menjadi tempat wisata andalan masyarakat Desa Kucur. Lembah Gunung Sari pun dikelola oleh pihak desa dengan melibatkan masyarakat setempat dalam hal pengembangannya. Bahkan, sejumlah civitas akademika turut andil dengan mengadakan program penanaman bibit bunga yang bertujuan untuk mempercantik potensi wisata alam LGS, sehingga makin menarik perhatian pengunjung.

Lembah Gunung Sari (youtube: BerwisataTV)
Lembah Gunung Sari (youtube: BerwisataTV)

Fasilitas Lembah Gunung Sari

Tak hanya keindahan view lembah, Anda dapat menemukan yang mata airnya langsung bersumber dari pegunungan. Di pemandian ini, ada kolam renang dewasa dan anak-anak yang tampak bersih dan segar. Untuk menambah kenyamanan para wisatawan, pihak pengelola melengkapi fasilitas musala.

Di sisi kolam, juga terdapat gazebo yang nyaman bagi Anda yang ingin bersantai sambil menikmati suasana sejuk sekitar. Terbuat dari potongan bambu, gazebo ini cukup untuk menampung sekitar lima orang. Selain itu, ada juga gazebo dengan ukuran lebih besar yang dapat digunakan untuk rombongan dengan kapasitas 10 orang.

Bagi Anda yang ingin menginap, Lembah Gunung Sari juga punya area camping ground di atas bukit. Anda cukup melalui berundak di samping musala. Anda pun dapat singgah di bangunan khas pedesaan dari bilik bambu di tengah pohon rindang. Cocok sekali dijadikan foto ciamik bertema alam.

Lihat Juga:   Update Biaya dan Fasilitas Penginapan di Pulau Oar, Banten

Seiring waktu, Lembah Gunung Sari ramai dikunjungi wisatawan. Di saat hari libur, jumlah kunjungan wisatanya bisa mencapai 700 orang, baik dari Kota Malang maupun luar Kota Malang. Untuk bisa menikmati keindahan Lembah Gunung Sari, Anda harus rela menempuh jalan yang curam dan cukup jauh menuju pintu masuknya sekitar 20 menit dari pusat kota. Dengan perjuangan yang tak mudah, keindahan Lembah Gunung Sari menjadi bayaran setimpal bagi para wisatawan.

Harga Tiket Masuk Lembah Gunung Sari

Jenis Tiket Tarif
Tiket Masuk per orang Rp5.000
Parkir Motor Rp3.000
Parkir Mobil Rp10.000
Bumi Perkemahan per orang Rp20.000

Nah, bagi Anda yang berniat camping, maka perlu menyiapkan perbekalan dan perlengkapan dari rumah. Perlu diingat, jam operasional Lembah Gunung Sari mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Rute Lembah Gunung Sari

Lembah Gunung Sari berlokasi di Jl. Raya Klampok, Desa Kucur, Kec Dau, Kabupaten Malang. Tempatnya cukup mudah dicari karena jalurnya tidak bercabang. Jika Anda berangkat dari Kota Malang, tinggal mengikuti arah ke kawasan Bandulan.

Dari Jl. Raya Bandulan, Anda dapat mengikuti jalan melewati Jedong. Anda diperkirakan akan menempuh waktu sekitar 30 menit hingga sampai lokasi. Jika masih bingung, Anda bisa bertanya arah pada warga sekitar atau menggunakan Google Maps.

[1] Suratno. 2017. Sejarah Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Malang: MNC Publishing. Hlm 20.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan