wisata di Sumatera Utara tidak melulu medan atau danau Toba. Jika Anda doyan berwisata alam, Anda juga bisa menjadikan Berastagi sebagai destinasi untuk refreshing. Pasalnya, daerah yang berlokasi di Kabupaten Karo tersebut memang kaya akan wisata alam yang oke. Nah, salah satu yang sudah menjadi andalan masyarakat Karo dan sering direkomendasikan untuk didatangi adalah Air Terjun Sikulikap.
Jika Anda belum familiar, Berastagi adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Karo, yang disebut-sebut sebagai kota terbesar kedua di dataran tinggi Karo setelah Kota Kabanjahe. Berjarak sekitar 65 km dari Kota Medan, Berastagi memang punya banyak tempat wisata yang oke. Anda mungkin pernah mendengar Bukit Gundaling, Gunung Sinabung, dan Pemandian Air Panas Lau Sidebuk-Debuk. Ada pula Gunung Sibayak setinggi 2.212 mdpl yang ternyata cukup mudah didaki dengan tiga pilihan jalur, yakni jalur 54, jalur Desa Raja Berneh, dan jalur Desa Jaranguda.[1]
Lokasi Air Terjun Sikulikap
Sementara itu, apabila Anda ingin berwisata yang ‘segar-segar’, salah satu yang patut dikunjungi adalah Air Terjun Sikulikap. Tempat wisata ini berada di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Apabila Anda berangkat dari Kota Medan, Anda perlu berkendara sekitar 1 jam 32 menit menempuh jarak sejauh 53,7 km untuk tiba di objek wisata ini. Jika Anda bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu, perjalanan menuju Air Terjun Sikulikap berkisar dua jam berkendara.
Apabila Anda kebetulan datang dari luar Sumatera, Anda dapat menumpang pesawat dan turun di Bandara Internasional Kualanamu. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Jalan Tol Medan-Kualanamu, lalu melewati Jalan Tol Belmera dan Jalan Sisingamangaraja. Setelah itu, Anda dapat melalui Jalan Lintas Sumatera, Jalan Jamin Ginting, dan tibalah Anda di Air Terjun Sikulikap.
Pesona Air Terjun Sikulikap

Kawasan Air Terjun Sikulikap sebenarnya merupakan sebuah spot wisata yang terbilang baru dan masih dalam tahap pengembangan.[2] Meski demikian, Air Terjun Sikulikap yang terletak di Desa Doulu ini adalah aset daerah yang berpotensi menjadi sebuah tujuan wisata di Sumatera Utara yang cukup menjanjikan.[3] Desa Doulu juga memiliki daya dukung kekayaan alam yang potensial seperti padi, ketela, sayur-sayuran, buah, umbi-umbian, dan kacang-kacangan, sehingga Air Terjun Sikulikap dapat dikelola menjadi industri wisata kreatif yang memiliki ciri khas wisata organik.
Punya ketinggian sekitar 30 meter, Air Terjun Sikulikap dikelilingi hutan tropis tempat gibbon (sejenis kera kecil terkenal karena jago akrobatik) bergelantungan yang terkadang berteriak bersahut-sahutan. Selain gibbon, di sekitar lokasi air terjun juga masih terdapat binatang liar seperti bajing, burung gagak, ular python, dan kupu-kupu berwarna-warni, yang dapat Anda temukan saat trekking dari pintu masuk ke lokasi air terjun.
Selain menikmati pemandangan, dan tentunya air terjun, aktivitas seru lainnya yang dapat dilakukan di Air Terjun Sikulikap adalah minum kopi di tengah hutan. Pasalnya, di tempat ini sudah tersedia Kafe El Sierra yang menawarkan tempat ngopi di tengah hutan. Dibuka sekitar Mei 2018, kafe ini dibuat dengan konsep yang sangat alami dan menghadirkan kopi khas lokal.
Untuk mereka yang ingin menikmati air terjun lebih dari sehari dan memang suka berkemah, pengelola pun telah menyiapkan camping ground yang ramah keluarga dan anak-anak. Lokasi camping ground hanya berselang 150 meter menuju air terjun. Jika berniat camping, siapkan baju atau jaket yang tebal karena suhu udara di lokasi bisa sangat dingin. Jangan lupa membawa peralatan lengkap karena belum disediakan persewaan alat camping.
Sementara itu, untuk mereka yang mengaku sebagai petualang sejati dan jago memanjat, tidak lengkap rasanya jika tidak merasakan sensasi panjat tebing saat berlibur di Air Terjun Sikulikap. Terletak tepat di samping air terjun, terdapat dinding batu cadas dengan sudut kemiringan tegak alias 90 derajat. Bahkan, tempat ini kerap dijadikan lokasi latihan para atlet dan komunitas panjat tebing setempat.
Harga Tiket Air Terjun Sikulikap
Dengan segala keindahan yang ditawarkan, ternyata harga tiket masuk Air Terjun Sikulikap dapat dikatakan sangat terjangkau. Untuk traveler yang berjalan kaki, hanya dikenakan tarif sebesar Rp5 ribu per orang. Sementara itu, harga tiket pengunjung roda dua sebesar Rp10 ribu per unit, sedangkan harga tiket untuk pengunjung mobil sebesar Rp20 ribu per unit. Perlu Anda catat bahwa harga tiket masuk tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.
[1] Brahmana, Dwi Damiaty Brahmi Putri Br, Defri Yoza, Evi Sri Budiani. 2017. Nilai Ekonomi Wisata Gunung Sibayak Berdasarkan Metode Biaya Perjalanan (travel Cost Method) di Berastagi Sumatera Utara. JOM Faperta Universitas riau, Vol. 4(2): 1-6.
[2] Purba, Josephine Adelways Br., Ayu Dahniar Tampubolon, Irma Yefta W. 2018. Pengembangan Air Terjun Sikulikap Desa Doulu sebagai Objek Wisata Andalan Masyarakat Kabupaten Karo. Jurnal Tunas Geografi, Vol. 7(2): 101-106.
[3] BPS. 2009.Kabupaten Karo dalam Angka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karo dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo.






