Penginapan yang baik tidak cuma berada di lingkungan yang nyaman, memiliki fasilitas yang baik, serta menawarkan harga sewa yang masuk akal, tetapi juga punya ruangan atau kamar-kamar yang bersih dan terawat. Nah, untuk kebutuhan tersebut, diperlukan departemen khusus bernama housekeeping. Lalu, apa sebenarnya pengertian housekeeping dan apa saja tanggung jawab mereka di dalam sebuah tempat bermalam?
Pengertian Housekeeping
Seperti yang kita ketahui, hotel adalah sebuah organisasi besar yang memiliki beberapa bagian atau yang bisa disebut departemen, salah satunya departemen housekeeping. Terdiri dari dua kata, yakni house yang berarti rumah, wisma, atau hotel dan to keep yang berarti merawat atau memelihara, housekeeping dapat diartikan sebagai departemen yang mengatur atau menata peralatan, menjaga kebersihan, memperbaiki kerusakan, dan memberi dekorasi dengan tujuan agar hotel tampak rapi, bersih, menarik, dan menyenangkan penghuninya.[1]
Pengertian lainnya, housekeeping department adalah bagian yang bertugas dan bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan, kerapian, keindahan, dan kenyamanan seluruh area hotel, baik di luar gedung maupun di dalam gedung, termasuk kamar-kamar tamu, ruangan-ruangan yang disewa oleh para tamu, restoran, offices, serta toilet.[2]
Pendapat yang lain menyebutkan, housekeeping atau tata graha adalah salah satu bagian yang ada di dalam hotel, yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan keindahan, kerapian, kebersihan, kelengkapan, dan kesehatan seluruh kamar, termasuk area-area umum lain, agar seluruh tamu maupun karyawan dapat merasa nyaman dan aman saat berada di dalam hotel.[3]
Untuk hotel-hotel besar, biasanya departemen housekeeping masih dibagi lagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya. Ini dilakukan untuk mempermudah pekerjaan para staf housekeeping. Untuk memudahkan kegiatan kerja masing-masing bagian housekeeping tersebut, juga dibutuhkan seorang order taker sebagai penghubung antara housekeeping dengan departemen lainnya dan menjadi penghubung dengan tamu.[4]

Ruang Lingkup Kerja dan Tugas Housekeeping
Seperti disampaikan di atas, tugas utama housekeeping adalah memastikan kondisi hotel selalu bersih, rapi, dan nyaman. Tugas paling penting mereka tentu saja membersihkan kamar bekas inap tamu dan menyiapkannya untuk ditinggali oleh tamu berikutnya. Bagian ini harus berkomunikasi dengan baik dengan tim resepsionis hotel. Jangan sampai status kamar tidak ter-update sehingga tamu malah diberikan kamar yang belum selesai dirapikan.
Housekeeping juga harus berkoordinasi dengan bagian maintenance and engineering. Siapa tahu saat membersihkan kamar mereka menemukan kerusakan pada perlengkapan dan alat elektronik di dalam kama, seperti AC, pemanas portable, TV, dan sistem kunci elektronik. Mereka juga harus mengecek jika terjadi kerusakan pada peralatan milik hotel seperti mesin cuci dan lampu.
Pada pagi hari, sebelum memulai tugasnya, housekeeping biasanya akan menghubungi front officer untuk mendapatkan informasi mengenai kamar yang telah dipesan di hari itu dan juga jadwal check-out room. Selain membersihkan kamar, mereka juga akan melakukan pencatatan dan pemeriksaan barang yang hilang atau rusak. Sore harinya, mereka akan membuat laporan jadwal housekeeping evening shift.

Pembagian Seksi Kerja Housekeeping
- Room section, tugas seksi ini adalah membersihkan dan merapikan ruangan atau kamar setelah tamu check-out. Mereka juga mengumpulkan laundry yang kotor dan mengantarkannya ke ruang laundry, mengganti seprai dan selimut, membersihkan debu, hingga membersihkan kamar mandi.
- Public area section, seksi ini bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pelayanan di area-area publik seperti lobi, kolam renang, gym, dan fasilitas umum lainnya. Kebersihan area umum memang harus dijaga dengan sangat baik karena banyaknya orang yang berlalu lalang dan memanfaatkan area tersebut.
- Laundry section, bertugas untuk mencuci, menyetrika, dan melipat semua kain yang digunakan di hotel. Termasuk juga memberikan jasa laundry kepada tamu (jasa ini tidak gratis, akan dikenakan biaya yang diperhitungkan saat tamu check-out).
- Linen section, merupakan kelanjutan dari seksi laundry, bertugas untuk mendistribusikan linen dan kain-kain yang sudah rapi dan bersih ke semua lini dan ruangan hotel yang membutuhkannya.
- Florist and gardener, seperti namanya, bertanggung jawab atas keindahan taman dan tanaman di area hotel. Florist bertanggung jawab atas kesegaran dan keindahan buket dan rangkaian bunga yang diletakkan di ruangan-ruangan hotel, sedangkan gardener bertugas memelihara tumbuhan dan taman di luar dan dalam hotel.
Untuk memudahkan mereka bertugas, biasanya housekeeper ini juga membawa peralatan khusus saat melakukan tugasnya. Alat yang sering digunakan housekeeper dalam menjalankan tugasnya dapat dibedakan menjadi dua, yakni alat pembersih manual seperti sapu dan kemoceng, serta alat pembersih makinal yang dioperasikan menggunakan tenaga listrik seperti mesin cuci dan vacuum cleaner.
[1] Agusnawar. 2000. Operasional Tata Graha Hotel: Hotel Housekeeping. Operational. jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm. 20.
[2] Rumekso. 2002. Housekeeping Hotel. yogyakarta: Penerbit Andi, hlm. 1.
[3] Perwani, Yayuk Sri. 1993. Teori dan Petunjuk Praktek Housekeeping untuk Akademi Perhotelan: Make Up Room. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm. 11.
[4] Prayetni, Iin Andina, Sontje M. Sumayku, Roy F. Runtuwene. 2018. Kepuasan Kerja Karyawan Housekeeping Department pada Sintesa Peninsula Hotel Manado. Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 6(1): 21-27.






