Bagi Anda yang kebetulan sedang berada di Lumajang dan sedang suntuk, tak ada salahnya coba menikmati sepoi-sepoi angin dan deburan ombak di pantai-pantai yang ada di sini. Salah satu Kabupaten di jawa timur ini menawarkan cukup banyak pilihan pantai dengan view yang indah untuk bisa Anda kunjungi. 
Beberapa nama pantai yang sudah cukup terkenal di kalangan pelancong Lumajang diantaranya adalah pantai Wato Godeg, pantai Watu Pecak, Pantai Bambang, Pantai Tlepuk, Pantai Dampar, dan Pantai Wotgalih.
Pantai Watu Godeg
obyek wisata ini berada di Kecamatan Tempursari, dan dihiasi dengan view perbukitan yang indah. Untuk mencapai pantai ini, Anda bisa menempuh perjalanan sejauh 80 km ke arah selatan dari pusat kota. Nama ‘Watu Godeg’ berasal dari bahasa jawa yang berarti ‘batu penyembuh kudis’. Berdasar kepercayaan masyarakat, di pantai ini terdapat batu yang dapat menyembuhkan penyakit kulit semacam kudis dan panu.
Pantai Watu Pecak
Pantai yang satu ini berlokasi di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian. Jaraknya kira-kira sekitar 18 km di sebelah selatan Kota Lumajang.
Pantai Bambang
Lokasi pantai ini berdekatan dengan pantai Watu Pecak, tepatnya di Desa Bago, Kecamatan pasirian. Pantai Bambang sedikit spesial karena memiliki hamparan pasir berwarna hitam dengan butiran yang kasar. Pasir tersebut berasal dari gunung Bromo yang mengalir ke arah pantai mengikuti aliran sungai. Jarak pantai ini dari pusat kota Lumajang adalah sekitar 24 kilometer.
Pantai Tlepuk
Pantai Tlepuk berada pada jarak sekitar 31 km dari pusat Kota Lumajang. Lokasinya berada tepat di tepi jalan lintas selatan. Areal rawa yang berlokasi di sekitar pantai adalah tempat paling favorit bagi wisatawan karena digunakan untuk memancing ikan.
Pantai Dampar
Terletak di Desa Dampar, Kec. Pasirian, Pantai Dampar berlokasi sedikit jauh dari jalan utama. Sebelum tiba di tepi pantai, Anda akan disambut oleh Danau Dampar. Kedua obyek wisata ini hanya dibatasi oleh hamparan pasir hitam Pantai Dampar.
Pantai Wotgalih
Pantai Wotgalih berada di Kec. Yosowilangun dengan jarak sekitar 35 km dari pusat Kota Lumajang. Uniknya, Anda harus melintasi muara sungai melalui jembatan kayu untuk bisa sampai ke sini.






